Mitigasi Cuaca Ekstrem: Pemprov DKI Intensif Lakukan Modifikasi Cuaca dan Siagakan 600 Pompa
- account_circle elangnews
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 126
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mitigasi Cuaca Ekstrem
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Elangnews.net, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa pemerintah provinsi telah menjalin koordinasi intensif dengan BPBD DKI, BNPB, dan BMKG guna menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Ia menekankan bahwa setiap langkah teknis, termasuk penerapan teknologi modifikasi cuaca, berlandaskan pada informasi dan rekomendasi resmi dari lembaga terkait.
“Pemprov Jakarta telah bekerja bersama BPBD, BNPB, serta BMKG untuk memantau kondisi cuaca dan menentukan upaya mitigasi yang diperlukan,” kata Pramono di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
Ia menyampaikan bahwa hujan lebat diperkirakan turun pada hari ini dan berpotensi memperburuk kondisi banjir di sejumlah titik. Puncak intensitas hujan diprediksi terjadi pada Jumat (5/12).
“Tanpa pengendalian hujan, risiko banjir jelas akan meningkat,” ujar Pramono.
Pramono juga menyoroti adanya peningkatan rob di beberapa wilayah pesisir seperti Muara Angke dan Jalan Martadinata. Menurutnya, perubahan cuaca dari mendung menjadi cerah kemudian hanya terjadi sebentar sebelum turun hujan merupakan hasil dari modifikasi cuaca yang sedang dilakukan.
Ia memastikan bahwa program modifikasi cuaca akan terus dijalankan hingga Januari, bersamaan dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas penanggulangan banjir.
“Kami terus menggiatkan modifikasi cuaca dan memastikan seluruh pompa bekerja optimal,” lanjutnya.
Saat ini, lebih dari 600 unit pompa disiagakan untuk menghadapi ancaman genangan maupun kenaikan muka air laut.
“Total kurang lebih 600 pompa telah kami persiapkan,” tutur Pramono.
Ia menambahkan bahwa pompa-pompa di kawasan pesisir Jakarta Utara, termasuk Muara Angke, sudah beroperasi maksimal untuk menahan dampak rob.
“Ketika rob naik kemarin, terlihat jelas pompa sudah kami aktifkan untuk mengatasi kondisi tersebut,” pungkasnya.
- Penulis: elangnews

Saat ini belum ada komentar